4 Kendala Perusahaan Teknologi Kembangkan Bisnis di Asia Tenggara

HARGA HP SAMSUNG
HARGA HP ASUS
HARGA HP NOKIA LUMIA
HARGA HP iPHONE
HARGA HP LENOVO
HARGA HP ADVAN
HARGA HP BLACKBERRY
HARGA HP XIAOMI
HARGA HP SMARTFREN
HARGA HP ACER
HARGA HP MITO
HARGA HP OPPO
HARGA HP SONY
HARGA HP LG
HARGA HP HTC
HARGA LAPTOP ASUS
HARGA LAPTOP APPLE
HARGA LAPTOP LENOVO
HARGA LAPTOP HP
HARGA LAPTOP DELL
HARGA LAPTOP ACER
HARGA KAMERA CANON
HARGA KAMERA NIKON
HARGA KAMERA FUJIFILM
Asia Tenggara merupakan salah satu pasar penting produk teknologi di dunia. Dihuni sekitar 600 juta jiwa, kawasan ini selalu menjadi daya tarik, apalagi jumlah penduduk berpendapatan menengah keatas semakin tumbuh tinggi.

Pada Konferensi Echelon 2014 di Singapura yang dihadiri oleh petinggi Google, Facebook dan Twitter untuk kawasan Asia, membahas tentang tantangan perusahaan teknologi dalam mengembangkan bisnisnya di Kawasan Asia Tenggara. Dilansir dari The Wall Street Journal (13/6/2014) dan Tekno Kompas (15/6/2014), ada empat kendala yang dihadapi perusahaan teknologi, yaitu :

Kendala Perusahaan Teknologi

1. Koneksi Internet belum Merata

Menurut Head of Business Development Google Asia Tenggara, Parin Mehta, masih banyak penduduk di Asia Tenggara yang belum mendapatkan akses internet. Kurangnya pemerataan akses internet ini menjadi kendala bagi perusahaan teknologi dalam mengembangkan bisnisnya.

4 Kendala Perusahaan Teknologi Kembangkan Bisnis di Asia Tenggara

2. Penggunaan Perangkat Mobile

Banyak penduduk di Kawasan Asia Tenggara menggunakan perangkat mobile ketika pertama kali terhubung online. Hal ini mengharuskan pemilik bisnis harus dapat membuat sesuatu yang menarik dan diinginkan oleh pengguna mobile, ungkap Parin Mehta. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Head of Asia Pacific Market Development Facebook, Kiran Raghavan, bahwa jika ada banyak orang yang memiliki pengalaman pertama terhubung online menggunakan perangkat mobile, maka tantangannya adalah bagaimana membuat platform yang relevan dengan ciri khas demografi pengguna perangkat mobile.

3. Budaya/Kultur yang Berbeda

Kendala lainnya yang dihadapi yaitu berbedanya budaya atau kultur dari setiap negara di Asia, hal tersebut diungkapkan oleh Head of Sales Twitter for Singapore and Malaysia, Delilah Chan. Contohnya seperti 3 negara yang merupakan pasar besar untuk perusahaan teknologi yaitu Jepang, Indonesia dan India yang memiliki bahasa dan budaya yang berbeda-beda.

4. Belum Terbuka Terhadap Metode Pemasaran Baru

Saat ini seiring berkembangnya teknologi maka metode pemasaran pun mengalami perubahan mengikuti jaman. Seperti yang diutarakan oleh Delilah Chan bahwa banyak perusahaan di Asia masih belum terbuka terhadap metode pemasaran baru. Contohnya melalui Twitter. Nyatanya konsumen saat ini berada di Twitter dan di media sosial lainnya.


Referensi :
1. http://tekno.kompas.com/read/2014/06/15/1610009/Google.Internet.Indonesia.Kurang.Rata
2. http://indo.wsj.com/posts/2014/06/13/ponsel-penggerak-teknologi-asia-tenggara/
4 Kendala Perusahaan Teknologi Kembangkan Bisnis di Asia Tenggara 4 Kendala Perusahaan Teknologi Kembangkan Bisnis di Asia Tenggara Reviewed by Fadli Firmansyah on 21:03 Rating: 5

1 komentar:

  1. apa yang bisa di harapkan oleh pengembang bisnis tekhno kalo apa apa aja masih di batesin bro , ini itu di larang oleh pihak tertentu ,, tekhnologi memang bagus cuma kalo banyak ketentuan ya percuma ,

    BalasHapus

Silahkan berkomentar yang relevan dengan topik artikel, namun jangan spam yah... ^_^