Raup Rp 8,45 Triliun dari Iklan Digital, Facebook dan Google Belum Kena Pajak

HARGA HP SAMSUNG
HARGA HP ASUS
HARGA HP NOKIA LUMIA
HARGA HP iPHONE
HARGA HP LENOVO
HARGA HP ADVAN
HARGA HP BLACKBERRY
HARGA HP XIAOMI
HARGA HP SMARTFREN
HARGA HP ACER
HARGA HP MITO
HARGA HP OPPO
HARGA HP SONY
HARGA HP LG
HARGA HP HTC
HARGA LAPTOP ASUS
HARGA LAPTOP APPLE
HARGA LAPTOP LENOVO
HARGA LAPTOP HP
HARGA LAPTOP DELL
HARGA LAPTOP ACER
HARGA KAMERA CANON
HARGA KAMERA NIKON
HARGA KAMERA FUJIFILM
Google dan Facebook merupakan 2 perusahaan yang mendapatkan penghasilan triliunan rupiah dari pasar Indonesia. Sumber penghasilan terbesar keduanya ada pada periklanan digital.

Raup Rp 8,45 Triliun dari Iklan Digital, Facebook dan Google Belum Kena Pajak

Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), perusahaan Facebook dan Google saat ini menguasai pendapatan iklan digital di Indonesia sebesar 80%. Sedangkan sisanya sekitar 20% pendapatan iklan digital dikuasai oleh perusahaan Indonesia.

Belanja Iklan Digital di Indonesia


Mau tahu berapa total belanja iklan digital di Indonesia?
Berdasarkan pernyataan Menteri Kominfo, Rudiantara, total belanja iklan digital di Indonesia mencapai US$ 800 juta. Sekitar 80% dikuasai oleh Google dan Facebook atau sekitar US$ 640 juta. Jika dikonversi menjadi rupiah, maka Google dan Facebook mendapatkan Rp 8,45 triliun. Semua pendapatan tersebut belum terkena pajak oleh pemerintah.

Oleh karena itu, demi meningkatkan penerimaan pajak dan kontribusi terhadap Indonesia, maka pemerintah saat ini sedang menggodok aturan mengenai periklanan digital ini. Kementerian Komunikasi dan Informatika terus belajar ke sejumlah negara dalam penerapan aturan pajak iklan digital dan e-commerce seperti negara Amerika Serikat dan Jepang.

Baca Juga : Unduh 10 Aplikasi Android Gratis

Developer Relations Program Manager Google Southeast Asia, Erica Hanson, mengatakan bahwa Google selalu mematuhi setiap aturan yang berlaku di suatu negara, termasuk mengenai perpajakan di Indonesia.

Facebook pun pasti akan siap bekerjasama dengan pemerintah Indonesia dalam aturan perpajakan nanti yang akan diberlakukan. Semoga ke depannya, iklan digital Google dan Facebook yang belum kena pajak dapat dipajaki sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia.
Raup Rp 8,45 Triliun dari Iklan Digital, Facebook dan Google Belum Kena Pajak Raup Rp 8,45 Triliun dari Iklan Digital, Facebook dan Google Belum Kena Pajak Reviewed by Fadli Firmansyah on 06:21 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Silahkan berkomentar yang relevan dengan topik artikel, namun jangan spam yah... ^_^